Masjid Cheng Ho Bergaya Oriental di Pulau Batam

Masjid Muhammad Cheng Ho di Batam

Pulau Batam menjadi salah satu tempat berdirinya Masjid Cheng Ho. Selain Surabaya, Semarang, dan Palembang. Muhammad Cheng Ho adalah seorang pahlawan Muslim dari Negara Tiongkok yang melakukan ekspedisi pelayarannya hingga ke Indonesia.

Ia membawa serta lebih kurang 27.000 anak buahnya selama tujuh kali dalam kurun waktu tahun 1416. Kedatangannya disambut baik oleh raja-raja di Indonesia. Ia juga mempunyai peranan penting dalam penyebaran agama Islam di Nusantara.

Beberapa daerah yang menjadi jalur pelayaran Cheng Ho dibangun Masjid berarsitektur khas Tiongkok di dalamnya. Hal ini untuk mengenang perjalanannya yang pernah menjejak di bumi Indonesia.

Desain Masjid yang tidak biasa menjadi pemandangan menarik bagi siapa saja yang melihatnya. Dibuat dengan gaya bangunan ala Negeri Tirai Bambu. Bagian atapnya tidak berbentuk kubah melainkan lebih mirip pagoda sebagaimana yang sering terlihat pada desain rumah ibadah umat Buddha.

Warna yang digunakan hampir keseluruhannya diolesi dengan merah pekat. Beberapa ornamen kaligrafi berbentuk lingkaran diselipkan pada temboknya. Di selasar kiri Masjid terdapat sebuah beduk merah berukuran lebih kecil dari biasanya yang dipasang tergantung.

Masjid ini sudah dua tahun berdiri tepatnya tanggal 21 Februari 2015 yang diresmikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya. Namun, belum banyak warga Batam yang mengetahui keberadaannya. Minimnya publikasi serta lokasinya yang berada di kawasan pesisir Pulau Batam dan melewati banyak persimpangan membuat Masjid ini sedikit sulit ditemukan.

Namun, beberapa wisatawan tampak bertandang ke Masjid nan unik ini. Tentu saja mereka tidak ingin melewatkan berswafoto di depannya. Ya, bentuknya yang unik serta warnanya yang mencolok Masjid ini menghasilkan gambar yang bagus saat difoto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *